 |
|
Wednesday, March 07, 2007
Mencari Parameter Karya Lukis Bermutu
Saya menemukan artikel yang diambil dari Harian Umum Sore Sinar Harapan dengan link: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0508/29/hib02.html. Artikel tersebut mengenai eksistensi pelukis dalam seni rupa di Indonesia.
Mencari Parameter Karya Lukis Bermutu
Jakarta – Penyelenggaraan Ancol Art Festival ke-10 (Jambore Seni Rupa) kini dibarengi dengan kompetisi seni lukis Golden Palette (Palet Emas) yang berlangsung di Pasar Seni Ancol (26 Agustus-4 September 2005). Aktivitas lomba ini khusus diikuti oleh para pelukis profesional yang berdomisili di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) berhadiah total Rp60 juta, ditambah piagam dan tropi bagi lima pemenang pilihan juri, dan satu pemenang pilihan masyarakat.
Kompetisi seni lukis Golden Palette yang sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-60 Kemerdekaan RI, secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berbareng Ancol Art Festival ke-10, Jumat (26/8) malam. Namun, babak awal Palet Emas telah dimulai sejak dewan juri memprakualifikasi foto-foto lukisan era terakhir (2004-2005) pada 60 pelukis Jabodetabek yang tersaring seleksi dari 400-an orang peserta. Dari foto-foto lukisan yang masuk, Dewan Juri memilih satu karya dari setiap pelukis untuk dipamerkan di Galeri Pasar Seni Ancol (26 Agustus-4 September 2005).
Nama-nama pelukis yang terseleksi antara lain adalah Amrus Natalsya, Benny Setiawan, Basuki Priyambodo, Cak Kandar, Danarto, Dwijo Widiyono, Hardi, Hanafi, Harlim, Hatta Hambali, Idran Yusuf, Indros (Indro Soengkowo), Isnaeni, Januar Ernawati, JB Iwan Sulistyo, Jerry Thung, Josephine Linggar, Lugiono, Mulyadi, Mulyadi W.
Selanjutnya, dewan juri yang terdiri dari Prof Srihadi Soedarsono, DR Fauzi Bowo, Agus Dermawan, Efix Mulyadi dan Amir Sidharta akan memilih lima karya terbaik. Dalam kaitan itu, masyarakat pengunjung Pasar Seni juga dipersilakan memilih satu karya favorit melalui angket yang diberikan oleh panitia penyelenggara. Karya favorit juga akan diberikan hadiah setara dengan pilihan dewan juri.
Kegiatan Golden Palette bertujuan untuk memberikan parameter karya lukisan yang terbilang bermutu artistik tinggi di hadapan publik. Direktur utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budikarya Sumadi menjanjikan, nantinya Pasar Seni akan ada Laboratorium Seni untuk pelukis dan pemusik yang membuka peluang belajar mengajar, performance, interaksi dengan publik dan aktivitas bisnis.
Turun Gunung Artis pemusik Ully Sigar Rusadi yang memeriahkan acara pembukaan Jambore Seni Rupa, memuji komitmen manajemen Ancol dalam mengikuti pencanangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun seni budaya ini. Dia mengaku sampai rela turun gunung (meninggalkan rumah tinggalnya) dan menyumbang lagu untuk kemeriahan Jambore Seni Rupa bersama penyanyi/penyair Aceh, Rafly.
"Ini adalah bagian upaya memperkuat persatuan dan kekutan budaya Indonesia," ujar Ully yang pada 21 September nanti bersiap berangkat ke Bosnia dalam kegiatan World Oriental Music Festival.
"Kesenian adalah bentuk kebudayaan yang memberi kekuatan dan ketegaran kita," sambungnya. Di Bosnia nanti, Ully akan menyanyikan lagu "Musim Tanam", suatu ritual tambur tradisional di malam hari, sehingga keesokan paginya orang-orang terdorong untuk menanam pohon-pohon baru.
Sementara itu dia menyebut musiknya sekaligus sebagai terapi, seperti yang akan dibuktikannya dalam pertunjukan musik bertajuk Green Concert di Wina, Budapest, Kroasia dan Sarajevo. "Musik membuktikan sikap kearifan musik tradisional Indonesia. Orang Indonesia bukan cuma bisa membuat korupsi dan kerusakan alam saja," ditambahkan Ully.
Di bagian lain Rafly, seniman Aceh, berkomentar tentang kesenangannya melihat pihak Ancol masih punya semangat memberi ruang kreativitas bagi para seniman. Termasuk bagi totalitas dirinya sebagai "manusia baru". "Betapa indahnya keragaman kretivitas yang terjadi di sini dan terjalin dalam bentuk komposisi lagu," pujinya.(jjs).
Posted at 03:39 pm by tyaskp
Permalink
Monday, March 12, 2007
Lukisan Dalam Ruang Tidur
Berikut foto lukisan yang saya pasang di ruang tidur saya. Saya pasang lukisan favorite saya yang menurut saya sangat cocok untuk penempatan tersebut dengan sofa merah. Jangka dekat mungkin akan lebih baik lagi jika ruang tersebut saya parket sebagian yang akan menambah "hangat" ruangnya.

Posted at 04:56 pm by tyaskp
Permalink
Lukisan dalam Ruang Tidur 2
Berikut foto tampak sampingnya.

Posted at 05:06 pm by tyaskp
Permalink
Friday, March 23, 2007
Beberapa waktu lalu saya terpikirkan untuk mengadakan acara Open House untuk memamerkan beberapa lukisan tersebut. Tujuan utamanya tidak lain agar para peminat dapat melihat sepuas-puasnya, sejelas-jelasnya mengenai kondisi lukisan sebenarnya. Karena sejelas-jelasnya gambar yang ada di blog ini tidak akan menggambarkan keindahan sesungguhnya dari lukisan tersebut.
Open House ini saya adakan benar-benar di rumah saya, konon biar benar-benar sesuai dengan konsep "house" yang di "open" . Selain dari itu saya sendiri tidak membutuhkan tempat khusus untuk pemajangan semisal di galeri yang akan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Saya tinggal memoles ruang interior dengan penambahan lampu-lampu agar layak untuk para peminat melihat-lihat.
Acara diadakan pada 7-8 April ini mengingat selain hari libur saya tidak mempunyai banyak waktu lagi, lagipula sabtu minggu sepertinya waktu yang cukup santai dan lenggang bagi kita untuk melakukan pekerjaan hobi maupun kesenangan. Terlebih tanggal ini kita memiliki long weekend setelah sebelumnya ada libur Wafat Yesus Kristus atau Paskah.
Akhir kata, ada baiknya bagi yang tertarik untuk memberitahu saya ikhtisar kedatangan Anda agar saya bisa lebih siapkan tempat, minuman dan sedikit camilan. Telpon dan SMS dipersilahken ke 0817 4950 508. Jadi sampai ketemu nanti...
Posted at 02:28 pm by tyaskp
Permalink
|
|
|
|
 |
|
 |